Video Terbaru 10 April 2026

Sarjana Pertama Dari Suku Lauje

Bayangkan hidup di sebuah suku di puncak gunung, jauh di pedalaman Sulawesi Tengah, di mana sekolah tidak pernah ada, dan buku serta pensil belum pernah dikenal. Itulah kehidupan Suku Lauje selama bertahun-tahun. Hingga suatu hari, tim misi PESAT datang membuka sekolah pertama di wilayah suku tersebut. Para guru berjalan menembus hutan dan mendaki pegunungan untuk membawa sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya: pendidikan. Di antara anak-anak yang duduk di kelas sederhana itu, ada seorang anak bernama Sulvian. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Suku Lauje, anak-anak mulai belajar membaca dan menulis.

Waktu berlalu, tahun demi tahun, dan benih pendidikan yang ditanam di pedalaman itu mulai bertumbuh. Hari ini, Sulvian menjadi sarjana pertama dari Suku Lauje setelah menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Manado (UNIMA) Namun kisah ini menjadi semakin luar biasa. Setelah lulus kuliah, Sulvian tidak memilih tinggal di kota. Ia memilih kembali ke hutan, ke tanah kelahirannya, untuk mengajar generasi berikutnya dari Suku Lauje. Dari sebuah suku yang tidak mengenal sekolah — sekarang lahir seorang sarjana yang kembali membawa harapan bagi suku bangsanya sendiri.

Ini bukan hanya kisah pendidikan. Ini adalah kisah tentang misi, pengorbanan, dan perubahan yang lahir dari pedalaman Indonesia.

PESAT

Diterbitkan oleh PESAT

Tim Media & Komunikasi

Kembali ke Galeri