Daerah pedesaan dan pedalaman yang terpencil tentu berbeda dengan di perkotaan. Di perkotaan jumlah sekolah dan guru tentunya bertumpuk dan agak berlebih. Di pedalaman? Jangan tanya, jumlah sekolah tentu amat sedikit, apalagi gurunya, malah terkadang tidak ada!
Situasi dan kondisi pendidikan yang berjalan di sana sekarang ini sungguh mematahkan dan memberangus spirit, motivasi dan cita-cita anak bangsa di pedalaman.
 |
Bagaimana tidak? semangat membara sosok-sosok mungil berseragam putih merah yang melangkah mantap tanpa alas kaki menyusuri hutan, kebun, dan sawah, mendaki dan menuruni bukit menuju sekolah mereka.. tiba-tiba harus padam ketika mendapati guru mereka tidak datang ke sekolah hari itu. Hal ini terus berlangsung dari waktu ke waktu, dan anak-anak sudah tidak lagi menganggap pendidikan sebagai suatu hal yang penting.
|
Tak ada yang dapat disalahkan, kondisi geografis daerah pedalaman suingguh membutuhkan orang-orang yang memiliki hati dan rela berkorban untuk melayaninya. Salah satunya adalah sebuah SD Negeri di wilayah pedalaman Kalimantan Barat. Seorang guru PESAT diutus untuk mengakomodasi kekurangan guru di sana, dan kini 60 muridnya bisa pergi ke sekolah tanpa harus cemas guru mereka tidak datang.