Home Tentang PESAT Kerjasama Dukung Kami Surat Pembaca Hubungi Kami
Language Selection
Switch to English
Galeri Photo Klinik

 

iklan future center
  Klinik Pengobatan Desa  
suster di klinik pesat

Kesulitan kelompok miskin (yang rata-rata orang desa) untuk mengakses layanan kesehatan yang memadai sangatlah kentara di negeri ini.

PESAT berupaya menja-dikan layanan kesehatan bukan lagi seperti barang mewah yang tak tersentuh orang desa.

Menjadikan Layanan Kesehatan Bukan Barang Mewah
Melalui klinik pengobatan di desa, PESAT telah berupaya mendekatkan orang desa dengan layanan kesehatan yang memadai.

Selain mengobati penyakit umum, klinik juga membuka layanan pengobatan gigi, dan elektroakupuntur untuk penderita stroke. Klinik yang berdiri di dukuh Lopait, Tuntang, kab Semarang ini dilayani oleh dr. Junaidi Lesmana dan 6 paramedisnya.

Klinik PESAT setiap bulan melayani rata-rata 740 - 970 pasien, dan dari jumlah itu; 80% disubsidi (dengan keringanan biaya), 10% bebas biaya pengobatan dan obat, serta 10% lagi dikenai

 
  Info Klinik Desa

4 Mei 2007 _____ Pengobatan Gratis di Papua

pelayanan medis di papua
 

dr. Junaidi Surya Lesmana dkk menggelar pelayanan medis di desa Karwijaya, Wamena, Papua dan menolong 86 pasien yang dibarengi dengan pemeriksaan gigi 39 murid di KBTRI & TK Ceria Terpadu dan SD Triesa Unggul oleh Antonius Manaor dan drg. Yulianti Sinaga. Sementara itu di desa Tolikara dr. Edward Sembi-ring juga menjumpai 47 pasien anak-anak di TK Keliling.

   
   
 

 

  Kesaksian  
 
 
wagito
 
 

Pak Wagito Sembuh dari Kelumpuhan

Pak Wagito, kakek berusia 60 tahun, sudah sebulan terkena stroke, lengan dan tungkai kirinya menjadi lemah tak berdaya, "Berjalan pun seperti mau jatuh saja," keluhnya lirih. Ada rasa kesemutan di anggota gerak sebelah kiri, bahkan jari-jari tangn kiri juga kurang kuat menggenggam, demikian yang tertulis dalam laporan medis Mantri Ery.

Pak Wagito sudah pergi ke dokter ahli saraf tapi tak kunjung sembuh dan ia tak bisa kontrol lagi karena kesuliatan keuangan. Akhirnya beliau pergi ke klinik PESAT, dan dengan biaya yang sangat bisa dijangkau Pak Wagito, ia pun menjalani terapi obat-obatan modern ditambah metode pengobatan akupuntur.

Lima hari kemudian, pria uzur dari dusun Kesongo ini kembali ke klinik dan dengan gembira ia melaporkan kesembuhannya. Tuhan baik!

 
 
 
 
Copyright © 2008 PESAT. All rights reserved.