Randi tinggal di desa transmigrasi yang miskin dan terisolir. Orang tuanya telah bercerai. Ia terpaksa harus tinggal bersama neneknya di rumah mereka yang bobrok. Karena ibunya pergi ke kota dan bekerja sebagai pembantu untuk menafkahi keluarganya.
Randi kadang kerap menangis tanpa sebab, suka mencari perhatian. Namun ia tetap adalah anak yang cerdas di TK B.