Sisika adalah anak yang cerdas, ia sering bertanya saat pelajaran. Ia hidup sederhana bersama ayah dan ibunya di rumah transmigran yang dibangun pemerintah di sebuah desa tertinggal di pelosok kalimantan Timur. Ibunya mencara Akar Mentau (sejenis tanaman obat) untuk dijual. Pengahasilan mereka sangat pas-pasan.
Siska biasa dipanggil Sanda, ia kini duduk di TK A